Archive for September, 2007|Monthly archive page

Modul II : Command Line dan Administrasi Sistem

Praktikum Linux Plug 9, Jum’at 28 September 2007

Membahas Modul II, Command Line dan Administrasi Sistem

A. Pengetahuan Umum :

Linux memiliki 2 mode untuk menjalankan aplikasi, yaitu :

1. Terminal Mode, pada mode ini anda akan bekerja pada Shell, contohnya adalah pada Terminal, untuk bekerja pada Shell murni, cukup dengan menekan Ctrl+Alt+F1 (Ctrl+Alt+F7 untuk kembali ke Graphical mode).

2. Graphical Mode, pada mode ini anda akan bekerja pada tampilan layaknya windows dengan mode grafis dan tertata pada panel menu. Pada praktikum linux, mode yang sering digunakan adalah Terminal Mode, sehingga anda akan dituntut untuk mengenal beberapa command yang ada.

Di mode ini, secara umum terdapat 2 jenis user (pengguna), yakni :

1. Super User (Root), user ini memiliki simbol #, user ini tidak memiliki keterbatasan dan memiliki hak akses penuh terhadap sistem.

2. Ordinary User (User Biasa), user ini memiliki simbol $, user ini memiliki keterbatasan dan hak terhadap system.

Standar penamaan pada Shell yakni :

user@nama_mesin:/$

Pada komputer kampus penamaannya adalah :

student@student_ifupnyk:~$

secara umum dapat diartikan sebagai berikut :

  1. login sebagai user student
  2. dengan hostname student_ifupnyk
  3. merupakan user biasa ($)

B. Pembahasan Praktikum : Perintah Dasar

Struktur dasar perintah linux adalah :

Perintah­­­­[spasi]Parameter­[spasi]Objek

1. cd (change directory)

merupakan perintah untuk berpindah direktorisintaks umum :

cd[spasi]parameter[spasi]nama_direktori

Contoh penggunaan :

a. Berpindah ke direktori diatas direktori kita berada

student@student_ifupnyk:~$ cd ..

b. Berpindah ke direktori tertentu

- student@student_ifupnyk:~$ cd /home

pindah ke dir home

- student@student_ifupnyk:~$ cd /home/student

pindah ke dir student yang berada pada dir home

2. cat

merupakan perintah untuk menampilkan isi file (biasanya non binary)sintaks umum :cat[spasi]parameter[spasi]nama_direktoriContoh penggunaan :a. Menampilkan isi file passwd pada direktori etcstudent@student_ifupnyk:~$ cat /etc/passwd

3. pwd

merupakan perintah untuk memeriksa keberadaan / posisi user sedang berada pada direktori aktif apaContoh penggunaan :a. Menampilkan dir aktif (sekarang berada di /home/student)student@student_ifupnyk:~$ pwdakan muncul /home/student

4. ls (list)

merupakan perintah untuk menampilkan isi suatu direktorisintaks umum :ls[spasi]-parameterParameter yang digunakan :- a (all)menampilkan seluruh file dalam direktori termasuk hidden file- R (rekursi)menampilkan seluruh isi dir (termasuk dir yang berada dalam dir)- l (long)menampilkan file beserta info file tersebut dalam bentuk long listContoh penggunaan :a. Menampilkan isi direktori aktif ditempat user beradastudent@student_ifupnyk:~$ ls -lb. Menampilkan isi direktori tertentu- student@student_ifupnyk:~$ ls /homemenampilkan file dir home dengan format long list- student@student_ifupnyk:~$ ls -l /home/studentmenampilkan file dir student yang berada pada dir home dengan format long list

5. mkdir (make directory)

merupakan perintah untuk membuat direktori baru (kosong)Contoh penggunaan :a. Membuat direktori kosong ditempat user beradastudent@student_ifupnyk:~$ mkdir cobab. Membuat direktori kosong pada direktori tertentu- student@student_ifupnyk:~$ mkdir /home/cobamembuat dir coba pada dir home- student@student_ifupnyk:~$ mkdir /home/student/cobamembuat dir coba pada dir student yang berada pada dir home

6. rmdir (remove directory)

merupakan perintah untuk menghapus direktori kosongContoh penggunaan :a. Menghapus direktori kosong ditempat user beradastudent@student_ifupnyk:~$ rmdir cobab. Menghapus direktori kosong pada direktori tertentu- student@student_ifupnyk:~$ rmdir /home/cobamenghapus dir coba pada dir home- student@student_ifupnyk:~$ rmdir /home/student/cobamenghapus dir coba pada dir student yang berada pada dir home

7. touch

merupakan perintah untuk membuat file baru yang bernilai 0 Bytesintaks umum :touch[spasi]nama_fileContoh penggunaan :a. Membuat file ditempat user beradastudent@student_ifupnyk:~$ touch file123.txtb. Membuat file pada direktori tertentu- student@student_ifupnyk:~$ touch /home/file123.txtmembuat file123.txt pada dir home- student@student_ifupnyk:~$ touch /home/student/ file123.txtmembuat file123.txt pada dir student yang berada pada dir home

8. mv (move)

merupakan perintah untuk memindahkan file antar direktori maupun mengganti nama filesintaks umum :mv[spasi]-parameter[spasi]nama_file_dan_dir[spasi]letak_dir_baruParameter yang digunakan :- ftidak ada warning untuk overwrite data- iada warning untuk overwrite data- vmenampilkan seluruh info selama proses pindah dataContoh penggunaan :a. Memindahkan file dari direktori aktif ke direktori tertentustudent@student_ifupnyk:~$ mv file123.txt /etc/file123.txtb. Memindahkan file dari direktori tertentu ke direktori tertentu pulastudent@student_ifupnyk:~$ mv /home/file123.txt /etc/file123.txtc. Me-rename file direktori aktifstudent@student_ifupnyk:~$ mv file123.txt file.txtd. Me-rename file direktori tertentustudent@student_ifupnyk:~$ mv /etc/file123.txt /etc/file.txt

9. cp (copy)

merupakan perintah untuk mengkopi filesintaks umum :

cp[spasi]-parameter[spasi]nama_file_dan_dir[spasi]letak_dir_baru

Parameter yang digunakan :

- f — tidak ada warning untuk overwrite data

- i — ada warning untuk overwrite data

- v — menampilkan seluruh info selama proses pindah data

Contoh penggunaan :

<span> a. Mengkopi file dari direktori aktif ke direktori tertentu

student@student_ifupnyk:~$ cp file123.txt /etc

b. Mengkopi file dari direktori tertentu ke direktori tertentu pula

student@student_ifupnyk:~$ cp /home/file123.txt /etc

10. chown (change owner)

merupakan perintah untuk mengubah hak kepemilikan user terhadap suatu file

Option yang digunakan :

- R (pengulangan), mengubah hak kepemilikan seluruh file dalam direktori

- v (verbose mode), menampilkan status dari seluruh aksi perintah chown

- c, menampilkan status file yag dapat diubah

Contoh penggunaan :

a. Mengubah kepemilikan file123.txt menjadi milik mhsiswa

student@student_ifupnyk:~$ chown mhsiswa /etc/file123.txt

b. Mengubah kepemilikan seluruh file dengan ekstensi doc

student@student_ifupnyk:~$ chown –Rc student. student_

ifupnyk *.doc

11. chgrp (change group)

merupakan perintah untuk mengubah hak kepemilikan group terhadap suatu file

Contoh penggunaan :

a. Mengubah kepemilikan file123.txt menjadi milik mahasiswa

student@student_ifupnyk:~$ chgrp

mahasiswa /etc/file123.txt

12. chmod

merupakan perintah untuk merubah hak akses suatu file atau direktori

hak akses terdiri atas 3 command, yaitu :

1. r (read) — hak untuk melihat atau membaca file tersebut

2. w (write) — hak untuk membuat baru, memodifikasi atau menghapus file

3. x (execution) — hak untuk mengeksekusi dan menjalankan file tersebut

hak kepemilikan terbagi 3, yaitu :

1. u (user)

2. g (group)

3. o (other)

format lengkap (long list) suatu file dapat diketahui dengan perintah ls –l

salah satu contoh file adalah :

|-|rw-|r—-|r—-|1|student|student|0|2007-09-28|12:25|file.txt

1a 1b 1c 1d 2 3 4 5 6 7 8

Format diatas dapat di jabarkan menjadi 8 bagian, yakni :

1. keterangan hak akses

1.a keterangan dir, link atau file

- - = file

- d = dir

- l = link / shortcut

- s = milik sistem

1.b hak akses untuk owner atau user

1.c hak akses untuk group

1.d hak akses untuk other (bukan user / group anggota)

2. - jika 1a bernilai - maka angka 1 artinya merupakan sebuah file

- jika 1a bernilai d maka angka 2 artinya direktori tersebut memiliki 2 file

- jika 1a bernilai s maka angka 1 artinya merupakan sebuah system dan memiliki

sebuah file

3. owner, merupakan nama pembuat atau pemilik file

4. group, merupakan nama group pemilik file

5. – jika 0 Byte, biasanya merupakan sebuah file

– jika 4096 Byte (4KB), biasanya merupakan sebuah direktori

6. tanggal terakhir file dimodifikasi atau tanggal file dibuat

7. waktu terakhir file dimodifikasi atau waktu file dibuat

8. nama file chmod dapat digunakan dengan 2 cara, yakni :

1. Metode HurufMetode ini menggunakan tanda + atau

untuk merubah hak akses (rwx) pada user, group atau other (ugo)

Contoh penggunaan :

a. Mengubah rw- r—- r-— menjadi rwx r—x r-x pada file.txt yang berada

pada direktori aktif

student@student_ifupnyk:~$ chmod +x file.txt

b. Mengubah rwx r—x r-x menjadi rwx rwx rwx pada file.txt yang berada

pada direktori etc

student@student_ifupnyk:~$ chmod go+w /etc/file.txt

2. Metode AngkaMetode ini merubah nilai rwx menjadi angka, rinciannya :

- r = angka 4

- w = angka 2

- x = angka 1

contoh penggunaannya :

- rwx = 4+2+1 = 7

- rw = 4+2 = 6

- wx = 2+1 = 3

untuk hak kepemilikan, memiliki format ugo sebagai berikut :

- user = angka diletakkan dengan format ratusan

- group = angka diletakkan dengan format puluhan

- other = angka diletakkan dengan format satuan

contoh penggunaannya :

- u(rwx) g(rwx) o(rwx) = 777

- u(rw) o(r) = 604

Contoh penggunaan chmod :

a. Mengubah rw- r—- r-— menjadi rwx r—x r-x pada file.txt yang berada

pada direktori aktif

student@student_ifupnyk:~$ chmod 755 file.txt

b. Mengubah rwx r—x r-x <font face=”Times New Roman”>menjadi rwx rwx rwx pada file.txt yang berada

pada direktori etc

student@student_ifupnyk:~$ chmod 777 /etc/file.txt

C. LATIHAN

No 1. Ada 2 macam path, yaitu :

1. Relatif Path, yakni tergantung pada direktori aktif mana user berada

Contoh : perintah ls, akan menampilkan file-file yang berada pada direktori aktif user

2. Absolute Path, yakni sesuai dengan direktori tujuan

Contoh : perintah ls /etc, akan menampilkan file-file yang berada pada direktori etc

No 2. Hak akses user dengan metode angka

1. 324 = -wx –w- r–

2. 741 = rwx r– –x

3. 440 = r– r– —

4. 534 = r-x –wx r–

5. 670 = rw- rwx —